January 15, 2026

Warga Minta Lampu PJU Di Limusnunggal Diperbaiki Karena Rawan Begal Dan Kecelakaan 

 

 

 

BOGOR, GERBANG MEDIA NASIONAL – Sejumlah titik lampu Penerangan Jalan Umum ( PJU) dijalan raya Narogong Desa Limusnunggal Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor Jawa Barat, tidak berfungsi alias padam, sehingga suasana jalan gelap gulita.

 

Salah satu warga desa Limusnunggal mengatakan sesuai pantauannya saat malam dijalan tersebut, sepanjang jalan provinsi yang masuk Desa Limusnunggal sampai keperbatasan Kota Bekasi mencapai 24 titik lampu yang terpasang di tiang listrik tidak hidup.

 

Akibatnya, sepanjang jalan didesa Limusnunggal yang merupakan jalan utama menuju kota Bekasi gelap gulita, sehingga sangat rawan kecelakaan dan rawan pembegalan, Padahal penerangan lampu jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga bisa mengurangi angka kecelakaan dan mengurangi potensi angka kriminal.

 

Saya mohon kepada Dishub di provinsi saya atas nama keamanan Kasatgas desa Limusnunggal untuk jalan provinsi jalan raya Narogong khususnya, karena rawan kecelakaan rawan penjambretan dan begal,” ujar Suminta atau yg biasa di sapa “Pak Doyok”, Rabu 5/4/2023 kepada Wartawan.

 

 

Suminta juga mengaku pada saat kami patroli juga sering terjadi kecelakaan dan pembegalan karena lampu PJU dalam 24 titik kurang lebih sepanjang perbatasan antara Bekasi Bogor sampai ke wilayah Metland, Rawahingkik ini mati semua.

 

“Saya mohon dengan sangat pihak Provinsi atau Dishub Provinsi, Kami atas nama warga Limusnunggal pada saat-saat jalan Patroli tersebut sepanjang jalan yang kami sebut tadi itu penerangan PJU nya mati total,” pintanya.

 

Menurutnya apalagi saat ini bulan puasa banyak yang tawuran, banyak remaja-remaja pada Nongkrong yang berpotensi melakukan tindakan yang negatif yang menyebabkan keresahan masyarakat.

 

“Sering terjadi kecelakaan lalu lintas, penodongan, penjambretan dan pembunuhan karena jalan tersebut gelap gulita tanpa PJU,” katanya lagi.

 

Dirinya berharap dengan sangat supaya lampu dinyalakan atau ada perbaikan dari pihak terkait.

 

“Saya berharap secepatnya ada perbaikan agar hal ini tidak menjadi penyebab rawan kecelakaan dan rawan kriminal,” tutupnya. (Taufik)