Gerbang Media Nasional Laporan : Redaksi Karawang ,Media GMN- Seorang balita usia 4 tahun ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa setelah terseret arus sungai saat berangkat ngaji, Senin (12/12/22). Kejadian tersebut terjadi di seputaran aliran sungai Perum Permata Karawang Residence Blok A RT.17/10, Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sebelum kejadian, korban bersama kakaknya berangkat pamit kepada orang tuanya untuk pergi mengaji ke masjid setempat, di saat melewati jembatan kecil korban yang berinisial H, sempat bermain perahu-perahuan sambil melewati jembatan dari sebuah daun. Setelah melempar daun kemudian korban H terpeleset ke sungai yang airnya sangat deras dan kencang pasca diguyur hujan yang sangat deras pada sore hari. Kemudian bocah tersebut terseret arus sejauh kurang lebih 300 meter dari lokasi kejadian, dan ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia. Korban H segera dibawa ke rumah duka oleh warga. Sementara itu, Hendra (31) selaku saksi menuturkan kepada awak media, pada saat kejadian tersebut dirinya bersama warga yang lain lari ketika mendengar teriakan seorang ibu yang kehilangan anaknya. Kemudian dirinya ikut mencari bocah tersebut sejauh 300 meter, setelah ditemukan ia langsung mengangkat jenazah bocah tersebut ke pinggir sungai bersama Ayah kandung si korban dan langsung dibawa pulang ke rumah duka. “Saya dan warga lain mendengar teriakan seorang ibu yang kehilangan anaknya, dan kami langsung melakukan pencarian. Setelah ditemukan kondisi korban H sudah dalam keadaan meninggal dan segera dibawa pulang ke rumah duka,” tutupnya. Post navigation Ketua Umum Bamuswari ( Abah Maman Abdul Rahman ) : Perubahan RUU KUHP Menjadi undang undang KUHP Adalah Sebuah diskon Besar bagi para pelanggar Hukum Ketua Dpc Bamuswari kab.karawang ( H.Endin Mahpudin)Bersama srikandi indonesia melakukan diskusi program kerja dengan ketua komisi III Dprd Karawang ( H. Endang Sodikin SH.MH )