Gerbang Media Nasional

KARAWANG , GerbangMediqNasional.Com – pembangunan infrastruktur pertanian Irigasi Perpompaan (IRPOM) di Desa Cilamaya, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, menuai sorotan.

Proyek yang dikerjakan oleh Kelompok Tani Sri Rejeki tersebut diduga dibangun asal-asalan akibat minimnya pengawasan dari dinas terkait.

​Berdasarkan data yang dihimpun, proyek satu unit IRPOM dengan titik koordinat -6.243665, 107.584967 ini dirancang untuk mengairi lahan pertanian seluas 49 hektar.

Anggaran proyek tercatat sebesar Rp 153.000.000 yang bersumber dari APBN melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2026.

​Namun berdasarkan investigasi lapangan pada Minggu (28/6/2026), kondisi fisik bangunan yang diirigasi tersebut dinilai memprihatinkan dan terkesan dikerjakan seadanya.

Saat dikonfirmasi di lokasi, salah seorang pekerja bangunan mengungkapkan bahwa kepala pekerja proyek tersebut dipegang oleh seorang ketua RW setempat, yang juga jarang berada di lokasi untuk memantau pembangunan.

Minimnya pengawasan pada proyek bernilai ratusan juta rupiah ini memicu kekhawatiran warga dan petani setempat.

Mereka berkaca pada banyak kasus proyek infrastruktur serupa yang rusak, retak, atau ambruk sebelum genap satu tahun karena lemahnya kontrol kualitas. Jika hal itu terjadi, proyek dipastikan mangkrak dan hanya membuang anggaran negara.

​Padahal, program IRPOM yang menggunakan teknologi pompa modern ini sangat dinantikan oleh masyarakat. Sistem ini dirancang untuk menyedot air permukaan ke bak penampung sebelum dialirkan ke sawah-sawah warga guna mengantisipasi krisis air saat musim kemarau.

​Kehadiran proyek ini seharusnya murni bertujuan untuk mempermudah akses udara bagi para petani demi menggenjot produktivitas pangan nasional, bukan sebagai ladang mencari keuntungan pribadi dengan mengorbankan kualitas bangunan.

Warga berharap pihak dinas terkait segera turun ke lapangan untuk menyiarkan proyek tersebut sebelum pekerjaan selesai.

 

Penulis: Alih Abet

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *