Gerbang Media Nasional

*SUBANG, GMN-1/06/2026* — Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan sebuah truk tronton, mobil Elf, dan kendaraan angkutan umum (angkot) terjadi di ruas jalan kawasan Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Minggu (31/5/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan kepanikan di lokasi kejadian dan menyebabkan sejumlah korban mengalami luka-luka.

 

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun dari saksi mata di lokasi, kecelakaan diduga dipicu oleh kegagalan sistem pengereman pada satu unit truk tronton yang melaju di jalur utama Dawuan saat kondisi arus lalu lintas sedang cukup padat.

 

Truk yang diduga mengalami rem blong tersebut kehilangan kendali dan menghantam kendaraan yang berada di depannya secara beruntun. Benturan keras tak terhindarkan ketika truk menyosor satu unit mobil Elf dan sebuah angkot yang tengah melintas di jalur yang sama.

 

Akibat hantaman tersebut, ketiga kendaraan mengalami kerusakan cukup serius, terutama pada bagian depan dan samping bodi kendaraan. Sejumlah penumpang serta pengemudi yang mengalami luka langsung dievakuasi oleh warga bersama petugas kepolisian menuju fasilitas kesehatan terdekat di wilayah Dawuan dan Kalijati guna mendapatkan penanganan medis.

 

Beberapa nomor polisi kendaraan yang sempat teridentifikasi di lokasi antara lain T 8151 TU dan T 1925 TI. Namun demikian, identitas lengkap kendaraan serta para korban masih dalam proses pendataan oleh petugas.

 

Satlantas Polres Subang yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan area, pengaturan arus lalu lintas, serta proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Selama proses evakuasi berlangsung, petugas sempat menerapkan sistem buka-tutup jalur dan mengalihkan sebagian kendaraan ke jalur alternatif untuk mengurai kepadatan yang terjadi di sekitar lokasi kecelakaan.

 

Ketiga kendaraan yang terlibat telah berhasil dievakuasi menggunakan mobil derek pada Minggu malam dan diamankan sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Fokus penyelidikan saat ini diarahkan pada pemeriksaan kondisi teknis truk tronton, khususnya terkait dugaan kegagalan fungsi pengereman yang menjadi penyebab awal kecelakaan.

 

Hingga Senin (1/6/2026), Satlantas Polres Subang masih melakukan pendataan resmi terkait jumlah korban luka ringan, luka berat, maupun estimasi kerugian materiil akibat peristiwa tersebut. Selain itu, petugas juga tengah menghimpun data manifes penumpang kendaraan umum yang terlibat untuk memastikan jumlah korban secara akurat.

 

Sementara itu, arus lalu lintas di kawasan Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, terpantau telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah tanpa hambatan berarti. Kasat Lantas Polres Subang AKP M. Hardian Andrianto, S.T.K., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut.

 

“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. Dugaan awal mengarah pada kegagalan sistem pengereman atau rem blong pada kendaraan truk tronton, namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan teknis lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, sehingga setiap kendaraan angkutan barang maupun angkutan umum diimbau untuk melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan secara berkala sebelum beroperasi.

 

“Kami mengimbau seluruh pengusaha angkutan dan pengemudi agar rutin melakukan pengecekan sistem pengereman, kondisi ban, serta komponen keselamatan lainnya. Kecelakaan seperti ini harus menjadi perhatian bersama agar tidak terulang kembali dan tidak menimbulkan korban yang lebih besar,” tegasnya.

 

Satlantas Polres Subang juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut membantu proses evakuasi korban sesaat setelah kejadian berlangsung sehingga penanganan darurat dapat dilakukan dengan cepat.

Jurnalis: Kokom.K

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *