Gerbang Media Nasional Laporan : jms/lie/doy Karawang, GMN -Dalam upaya meminimalisir banjir di kota Cikampek di kala musim hujan tiba, akhirnya pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS mensosialisasikan pekerjaan pemeliharaan berkala bendungan Kamojing tahun anggaran 2022 di aula Desa Kamojing, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Senin (23/5/2022). Terkait pengerjaan pemeliharaan berkala bendungan Kamojing tersebut, pihak BBWS menggandeng pihak ketiga yakni PT Leviana Abadi Jaya. “Kita akan mulai pengerjaan penggalian di ujung dulu yang lokasinya dekat jalan tol karena pembuangan tanahnya hanya satu titik di Kawasan Bukit Indah,” kata Dede Pelaksana Lapangan dari PT Leviana Abadi Jaya saat dihubungi usai acara sosialisasi pemeliharaan berkala bendungan Kamojing. Dede pun menjelaskan, penggalian tanah tersebut, sebelum dibuang sebagian tanahnya untuk pembuatan tanggul terlebih dahulu. “Karena Situ ini sudah dangkal, kami buat tanggul itu untuk memperkuat juga untuk menampung air bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelas Dede. Diketahui, pekerjaan pemeliharaan berkala bendungan Kamojing seluas 18 ha itu dengan anggaran biaya sebesar Rp. 7,749 Miliar dengan kalender kerja 240 hari. Dede berharap, pekerjaan pemeliharaan berkala bendungan Kamojing bisa bermanfaat, berjalan lancar serta mendapat dukungan dan kerjasama yang saling menguntungkan dengan masyarakat sekitar. Sementara, Pelaksana Teknis BBWS Deden Lukmansyah mengatakan, pekerjaan pemeliharaan berkala bendungan Kamojing tidak seluas yang ada. “Harapannya pekerjaan pemeliharaan berkala bendungan ini dapat menampung air lebih banyak,” singkatnya saat dihubungi usai acara tersebut. Acara sosialisasi pekerjaan pemeliharaan berkala bendungan Kamojing tersebut dihadiri Kepala Desa Kamojing Cahyadi, BPD, Bumdes, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan aparatur Desa Kamojing serta Kepala Desa Cinangka Ida, Camat Bungursari Kabupaten Purwakarta Wawan Darmawan, UPTD PUPR Wilayah II Cikampek H. Tata, PJT II, Karang Taruna Desa Kamojing dan Karang Taruna Desa Cinangka. Post navigation Diduga Pekerjaan Pengecoran Jalan di Desa Kalijati Tidak Transparan Polisi Melihat Ada Kejanggalan Saat Ungkap Kasus Gantung Diri Anak Dibawah Umur