Pekerjaan Jalan
Karawang,GMN – Sales hotmix yang berinisial RT asal Jomin timur Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang,diduga lepas dari tanggung jawab selaku suplier hotmix,pada tanggal ..Ade kumis yang di percaya oleh salah satu rekanan Dinas PUPR Kabupaten Karawang yang mempunyai pekerjaan di Desa Cigunungsari Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang mendapatkan kepercayaan olehnya untuk mencarikan suplier hotmix.
Ade kumis warga setempat Kecamatan Tegalwaru selaku kepercayaan dari penyedia jasa rekanan Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Kabupaten Karawang menghubungi sales hotmix yang berinisial RT,ntuk mengerjakan jalan (hotmix) yang berlokasi di Desa Cigunungsari Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang.Ade kumis di dampingi Sule ( mandor ) telah sepakat bersama RT untuk menyelesaikan pekerjaan hotmix jalan dan menyetorkan uang via transfer pada tanggal 03 September 2025 atas nama RT dengan sejumlah uang Rp,30,000.000 ( Tiga Puluh Juta Rupiah) untuk DP pekerjaan tersebut.
Namun setelah dua minggu lamanya pekerjaan tersebut belum juga di kerjakan oleh RT,pemilik pekerjaan tersebut yang berinisial P merasa curiga karena sudah dua minggu pekerjaan tersebut belum juga di kerjakan hingga pemilik pekerjaan tersebut di panggil oleh Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Kabupaten Karawang untuk di mintai keterangan apa kendalanya pekerjaan tersebut belum di kerjakan.
P selaku pemilik pekerjaan tersebut saat di hubungi via handphone mengatakan “memang betul saya sudah ngasih DP untuk pekerjaan tersebut melalui Ade kumis dan Ade kumis ke inisial RT,akibat keterlambatan sampai dua minggu saya dipanggil oleh Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dan saya jawab seadanya sudah pesen hotmix ke inisial RT namun sampai sekarang belum ada realisasi untuk pekerjaan tersebut.Dengan keterlambatan ini tentu nya saya jadi beban terutama ke Dinas PUPR(Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Kabupaten Karawang yang sudah mempercayai perusahaan saya.Setiap pekerjaan tentunya ada kontrak kerja dimana setiap pekerjaan ada masa lamanya pekerjaan nah..di situ lah pasti saya kena denda dong…jika sudah kena denda apakah RT yang akan tanggungjawab gak bakalan kan..”cetusnya dengan nada kesal.
Edi selaku perwakilan dari kontraktor saat di konfimasi awak media Sabtu 20/09/2025 mengatakan”iya pa betul pada tanggal 13 September 2025 itu saya telepon ke RT jawabnya lagi nunggu aspal curah dalam perjalanan dari Tangerang.namun setelah beberapa hari tidak ada kabar di telepon susah akhirnya saya ke rumah nya bersama mandor Sule atas arahan dari bos.sesampainya di rumahnya ternyata sepi hanya ada mobil barunya di depan rumah malamnya saya utus rekan saya supaya datang ke rumahnya lagi ternyata masih sepi dan ada info dari RT(Rukun Tetangga) setempat katanya pergi umroh.
Ya..saya bengong pa.. kenapa pergi umroh tidak ada kabar dulu dan tidak menyelesaikan urusan pekerjaannya yang sudah janji janji melulu bahkan saya telpon pihak kantornya DP pekerjaan tersebut tidak masuk kantor.Seharusnya sebelum berangkat ibadah umroh selesaikan dulu pekerjaan yang sudah lama janji janji melulu supaya ibadah umrahnya khusu dan lancar tanpa ada beban”Pungkasnya.
Sampai berita ini di terbitkan belum ada respon dari yang bersangkutan,dengan kejadian ini tentunya kepada kontraktor harap berhati hati dan lebih selektif dalam memilih Supplier.Bahkan diduga RT di daerah Loji lebih dari satu ttik termasuk kontraktor lain juga menjadi korban DP sudah masuk namun kenyataannya hingga saat ini belum di kerjakan.(Red)
More Stories
Praktisi Hukum (Asep Agustian,SH.MH.) Menyikapi kebijakan Bupati Karawang :yang dilakukan Bupati Aep sudah mulai terlihat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat
Orasi warga Parung mulya dan katar kab.karawang di depan kantor pengadilan negri Karawang,Kawal gugatan sengketa tanah tuntut keadilan
Praktisi Hukum Asep Agustian ,SH.MH.Apresiasi kepada Aep-Maslani Atas tercapainya Beberapa program pemerintahan kab.karawang di akhir tahun 2025