November 30, 2025

Bacaleg PDI Perjuangan Sri Hendra Buntaran Siap Angkat Martabat UMKM

Gerbang Media Nasional

Laporan : jms

Di era digital, diprediksi calon legislatif kaum milenial akan bermunculan dan mewarnai persaingan politik di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Kendati demikian, Sri Hendra Buntaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) PDI Perjuangan Dapil V Kabupaten Karawang pantang surut untuk bertarung di kontestasi Pemilu legislatif 2024.

“Yang terpenting, masyarakat yang punya hak pilih di era digital dan milenial ini harus cerdas memilih dengan merubah paradigma orientasi materialistis beralih kepada kedewasaan berpikir yang bertendensikan visi dan misi serta karakter self. Bukankah pemilu itu adalah waktu dimana negara memberikan mandat kepada masyarakat untuk memilih atau punya hak menentukan siapa yang harus duduk dalam lembaga baik legislatif maupun eksekutif,”ujar Sri Hendra Buntaran yang biasa disapa Hendra kepada media, Selasa (9/8/2022).

Dilatarbelakangi sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), visi dan misi Hendra tak terlepas dari perjuangan mengangkat harkat dan martabat masyarakat yakni ekonomi kerakyatan terkait dengan pelaku UMKM yang memang kini menjadi perhatian pemerintah.

Menurutnya, selama ini mayoritas pelaku UMKM selalu kalah bersaing di kancah industri dan perdagangan dengan kapitalis dan monopolistis. Karena hal itu akan menggerus keberlangsungan hidup UMKM.

Oleh karena itu, kata dia, dirinya akan berjuang membela wong cilik berbasis UMKM sesuai amanah partai.

“Pemerintah harus jeli melihat realitas di lapangan, bahwa UMKM tidak hanya butuh suntikan dana tetapi perlindungan dari pemerintah tentang persaingan usaha yang tidak sehat itu. Maka pemerintah harus membuat lembaga perlindungan usaha rakyat,”kata Hendra.

Untuk mengembangkan dan memajukan UMKM, Hendra mengungkapkan, pelaku UMKM harus dilindungi dari persaingan bebas harga dan penjualan.

“Pemerintah memiliki peran yang sangat besar dalam kegiatan ekonomi agar terjadi kesinambungan dalam proses ekonomi tersebut . Dengan sasaran yang ingin diwujudkan yakni ekonomi kerakyatan yang berasaskan kekeluargaan sesuai dengan UUD 45,”ungkap Hendra.