Gerbang Media Nasional

*Tanjungwangi, GMN  – Dalam rangkaian proses penjaringan bakal calon Kepala Desa Tanjungwangi, perhatian masyarakat tidak hanya tertuju pada gagasan pembangunan, tetapi juga pada kebiasaan dan pendekatan sosial para tokoh yang mendaftar.

 

Salah satu di antaranya adalah H. DEDE WAHYUDIN (Dangiang Damar), yang tercatat secara rutin berkeliling lingkungan tempat tinggalnya di Kampung Palasari setiap pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Berdasarkan pantauan langsung, kegiatan ini berlangsung secara wajar tanpa atribut kampanye, spanduk, atau ajakan dukungan.

Ia terlihat menyapa setiap warga yang ditemuinya, tanpa membedakan usi maupun status sosial. Sikap penghormatan terlihat jelas, terutama saat berhadapan dengan para lansia; ia meluangkan waktu sejenak untuk mendengarkan dan berbincang ringan, menciptakan suasana akrab namun tetap sopan.

Seorang warga berinisial (UM) yang berdagang di jalur yang dilalui menyampaikan pengamatannya: “Ini sudah menjadi kebiasaan sejak lama. Setiap pagi ia lewat, menyapa dengan ramah, dan berbicara dengan tutur kata yang sama kepada siapa saja.

Tidak ada perubahan sikap meski namanya kini masuk dalam daftar bakal calon.” imbuhnya

Fakta yang Terverifikasi:
– Sifat kegiatan: Merupakan kebiasaan pribadi yang telah dijalani sebelum tahapan pencalonan dimulai, bukan bagian dari program sosialisasi resmi

– Waktu: Dilakukan secara rutin sekitar pukul 07.30 WIB
– Bentuk interaksi: Terbatas pada salam sapa, obrolan ringan, dan perhatian terhadap kondisi lingkungan sekitar
– Konteks: Terjadi di tengah masa pengamatan masyarakat terhadap rekam jejak dan karakter setiap bakal calon

Catatan yang Objektif,,
Penyampaian informasi ini disusun semata untuk mendokumentasikan peristiwa yang terjadi dan memberikan gambaran nyata kepada publik.*Pemberitaan ini tidak memihak pada salah satu calon*, dan disajikan secara berimbang agar masyarakat dapat menilai secara menyeluruh.

Proses pemilihan kepala desa masih berlanjut sesuai ketentuan panitia.

Masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan berbagai aspek—mulai dari integritas, rekam jejak, hingga kelayakan program kerja—dari seluruh bakal calon sebagai dasar pengambilan keputusan yang cerdas dan bertanggung jawab.

Dangiang Damar menyatakan bahwa kebiasaan tersebut merupakan bagian dari cara memahami kondisi masyarakat secara langsung. “Berada di tengah lingkungan sendiri adalah cara paling sederhana untuk tetap mengenal kebutuhan warga. Ini sudah berlangsung lama, bukan dimulai karena ada proses pemilihan,” ujarnya singkat.

Jurnalis: KM

Redaksi: Penyajian dilakukan secara netral, tidak memihak, serta bertujuan menyediakan informasi yang objektif bagi masyarakat

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *